Kamis, 06 November 2014

TUGAS SIM minggu ke-2

1.      Sebutkan dan jelaskan langkah pendekatan sistem
a.       Tahap I: Usaha persiapan
Langkah-langkahnya adalah memandang perusahaan sebagai suatu sistem, mengenal sistem lingkungan (pemegang saham, pelanggan, masyarakat keuangan, masyarakat global, pemerintah, pesaing, pemasok, serikat kerja), mengidentifikasi subsistem-subsistem perusahaan.
b.      Tahap II: Usaha Definisi
·         Suatu masalah ada atau akan ada (identifikasi masalah).
·         Mempelajari masalah untuk mencari solusi (pemahaman masalah).
·         Mencari pemicu masalah (problem trigger) yang dapat berasal dari lingkungan atau dari dalam perusahaan.
·         Bergerak dari tingkat sistem ke subsistem. Caranya adalah menganalisis sisem menurut subsistem-subsistemnya. Kemudian apakah susbsistem itu terintegrasi menjadi satu unit yang berfungsi lancar? Lalu apakah semua subsistem bekerja untuk mencapai tujuan sistem? Setelah itu analisa top-down untuk mengidentifikasi tingkat sistem dimana penyebab persoalan berada.
·         Menganalisis bagian-bagian sistem dalam suatu urutan tertentu. Elemen-elemen sistem dapat dianalisis secara berurutan, yaitu:
ü  Mengevaluasi standar (standar harus sah/valid, standar harus realistis, standar harus dimengerti oleh mereka yang akan mencapainya, dan standar harus terukur).
ü  Membandingkan sistem output dengan standar.
ü  Mengevaluasi manajemen.
ü  Mengevaluasi pengolah informasi.
ü  Mengevaluasi input dan sumber daya input.
ü  Mengevaluasi proses transformasi.
ü  Mengevaluasi sumber daya output.
c.       Tahap III: Usaha solusi
·         Mengidentifikasi berbagai alternatif solusi. Dengan cara mencari jalan yang berbeda untuk memecahkan masalah yang sama. Seperti Brainstorming (tukar pikiran), dan Joint Application Design (rancangan aplikasi bersama).
·         Mengevaluasi berbagai alternatif solusi. Contohnya dengan menggunakan kriteria evaluasi yang sama, untuk mengukur seberapa baik suatu alternatif dapat memecahkan masalah.
·         Memilih solusi terbaik. Dengan cara menganalisis suatu evaluasi sistematis atas pilihan-pilihan dan mempertimbangkan konsekuensi pilihan tersebut pada tujuan organisasi. Kemudian memberi penilaian atas proses mental manajer. Setelah itu melakukan tawar-menawar atau negosiasi antara beberapa manajer.
·         Menerapkan solusi. Masalah tidak terpecahkan hanya dengan memilih solusi terbaik tapi perlu diterapkan.
·         Menindaklanjuti untuk memastikan bahwa solusi itu efektif.
2.      Berikan contoh sebuah sistem pakar (Expert System)

a.       Kontrol. Contoh pengembangan  banyak ditemukan dalam kasus pasien di rumah sakit, di mana dengan kemampuan      sistem pakar dapat dilakukan kontoro terhadap cara pengobatan dan perawatan melalui sensor data atau kode alarm dan memberikan solusi terapi pengobatan yang tepat bagi si pasien yang sakit.
b.      Desain. Contoh sistem pakar di bidang ini adalah PEACE yang dibuat oleh
c.       Dincbas pada tahun 1980 untuk membantu disain pengembangan sirkuit elektronik. Contoh lain adalah sistem pakar untuk membantu desain komputer dengan komponen-komponennya.
d.      Diagnosis. Pengembangan sistem pakar terbesar adalah di bidang diagnosis  penyakit, diagnosis kerusakan mesin kendaraan bermotor, diagnosis kerusakan komponen komputer, dan lain-lain.
e.       Intruksi. Intruksi merupakan pengembangan sistem pakar yang sangat berguna  dalam bidang ilmu pengetahuan dan pendidikan, di mana sistem pakar dapat memberika instruksi dan pengajaran tertentu terhadap suatu topik permasalahan. Contoh pengembangan sistem pakar di bidang ini adalah sistem pakar untuk pengajaran bahasa Inggris, sistem pakar untuk pengajaran astronomi dan lain-lain.
f.       Interpretasi. Sistem pakar yang dikembangkan dalam bidang interpretasi melakukan proses pemahaman akan suatu situasi dari beberapa informasi yang direkam. Contoh sistem yang dikembangkan dewasa ini adalah sistem untuk  melakukan sensor gambar dan suara kemudian menganalisanya dan kemudian membuat suatu rekomendasi berdasarkan rekaman tersebut.
g.      Monitor. Sistem pakar dibidang ini banyak digunakan militer, yaitu menggunakan sensor radar kemudian menganalisanya dan menentukan posisi obyek berdasarkan posisi radar tersebut.
h.      Perencanaan. Perencanaan banyak digunakan dalam bidang bisnis dan keuangan  suatu proyek, di mana sistem pakar dalam membuat perencanaan suatu pekerjaan berdasarkan jumlah tenaga kerja, biaya dan waktu sehingga pekerjaan lebih efisien dan lebih optimal.
i.        Prediksi. Sistem pakar ini mampu memprediksi kejadian masa mendatang berdasarkan informasi dan model permasalahan yang dihadapi. Biasanya sistem  memberikan simulasi kejadian masa mendatang tersebut, misalnya memprediksi  tingkat kerusakan tanaman apabila terserang hama dalam jangka waktu tertentu. Program ini dibuat pada tahun 1983 oleh Boulanger dengan nama PLANT.
j.        Seleksi. Sistem pakar dengan seleksi mengidentifikasikan pilihan kemungkinan solusi. Biasanya sistem mengidentifikasikan permasalahan secara spesifik, kemudian mencoba untuk menemukan solusi yang paling mendekati kebenaran.
k.      Simulasi. Sistem ini memproses operasi dari beberapa variasi kondisi yang  ada dan menampilkan dalam bentuk simulasi. Contoh adalah program PLANT yang sudah menggabungkan antara prediksi dan simulasi, di mana program tersebut mampu menganalisa hama dengan berbagai kondisi suhu dan cuaca.
                                                                                                           




3.      Sebutkan beberapa sifat pengolahan data yang membedakan dengan area aplikasi lain
Ada beberapa sifat pengolahan data yang membedakannya dengan aplikasi lain :
·         Menjalankan tugas penting.
·         Mengikuti prosedur standar secara relative.
·         Mendapatkan data yang lengkap.
·         Mempunyai focus historisa yang paling utama.
Memberikan informasi pemecahan masalah minimal.








Referensi :





Sabtu, 18 Oktober 2014



Pengertian informasi, kebutuhan dan sumber informasi bagi perusahaan
Informasi adalah pesan (ucapan atau ekspresi) atau kumpulan pesan yang terdiri dari order sekuens dari simbol, atau makna yang dapat ditafsirkan dari pesan atau kumpulan pesan. Informasi dapat direkam atau ditransmisikan. Hal ini dapat dicatat sebagai tanda-tanda, atau sebagai sinyal berdasarkan gelombang. Informasi adalah jenis acara yang mempengaruhi suatu negara dari sistem dinamis. Para konsep memiliki banyak arti lain dalam konteks yang berbeda. Informasi bisa di katakan sebagai pengetahuan yang didapatkan dari pembelajaran, pengalaman, atau instruksi.

Kebutuhan sistem informasi dari para spesialis teknis dan professional tergantung pada sifat spesialisasinya. Tugas-tugas dari research scientist tertentu, contohnya, membutuhkan sedikit dukungan dalam penggunaan sistem informasi formal, sementara tugas dari research scientist lainnya membutuhkan model-model komputer yang ektensif untuk memproses data dan menyediakan hasil-hasil riset.

Dua generalisasi tentang kebutuhan sistem informasi  para spesialis teknis dan professional dapat dibuat. Pertama, mereka biasanya membutuhkan data mentah, bukan data hasil rekapitulasi karena spesialisasi mereka pada umumnya mencakup analisis yang mendetail; contohnya, kurang tepat bagi corporate attorney untuk diberitahu bahwa 67 persen dari semua kasus legal yang berhubungan dengan diskriminasi gender diselesaikan dengan persetujuan penggugat, karena pengacara itu harus me-review hal-hal detail dari kasus-kasus serupa yang dialami oleh perusahaan itu, bahkan itu menjadi bahan alasisis dalam mengutarakan pendapat masing-masing.

Kedua, sistem informasi yang dibutuhkan oleh personil teknis dan professional cenderung tergantung pada apakah aktivitas mereka mencakup (1) cepat, time-critical (mepet), dan sering membuat keputusan high-pressure berdasarkan pengetahuan dan keputusan sesuai spesialisasi dan profesionalitas mereka; (2) hati-hati, metodis, atau analisis reflektif; atau (3) aktivitas kreatif. Sistem informasi untuk para spesialis yang tugas-tugasnya jatuh pada kategori pertama memungkinkan untuk menyediakan sedikit elemen-elemen kritis dari informasi yang secara cepat diserap dan dianalisis secara mentalitas. Para spesialis stock brokerage dan firma perdagangan masa depan biasanya membutuhkan kenis informasi ini.

Biasanya dalam perbedaan lainnya adalah sistem informasi untuk kategori para spesialis kedua. Contohnya, research scientist perusahaan obat-obatan (drug) memimpin secara hati-hati dalam mengontrol eksperimen-eksperimen yang membutuhkan analisis cermat dan metodis tentang menumpuknya data-data yang mendetail, seperti data yang berkaitan dengan eksperimen sebelumnya yang telah disempurnakan.

Sistem informasi yang dibutuhkan oleh para spesialis yang terlibat dalam aktivitas kreatif biasanya harus menyediakan informasi yang membantu menentukan latar belakang atau framework umum yang memberikan inspirasi ide-ide baru. Informasi ini—contohnya, informasi tentang marketplace atau informasi tentang produk-produk milik kompetitor—mungkin berasal dari luar organisasi. Para perancang produk, contohnya, me-review fashions terbaru dalam varietas produk-produk yang tidak berhubungan dengan produk-produk firma mereka, dan mereka juga mengkaji design-design produk kompetitor. Sebuah sistem informasi formal ektensif yang berdasarkan data dari dalam organisasi mungkin hanya sedikit membantu tipe spesialis ini.
Dari penjelasan di atas,ada kaitannya dengan penjelasan di bwah ini mengenai aktivitas managerial dalam mengumpulkan informasi mendasar perusahaannya untuk mengembangkan managementperusahaan tersrbut.

  • ·         Planning (perencanaan)

Menampilkan tipe-tipe umum dari aktivitas-aktivitas yang dikerjakan oleh tiap level manajemen. Garis diagonal kira-kira menujukkan bahwa tiap level manajemen bergantung pada masing-masing aktivitasnya. Dapat dilihat, contohnya, bahwa perencanaan strategis dan jangka panjang lebih ditugaskan kepada top management, walaupun lower-level management secara sederhana terlibat dalam aktivitas ini.

Langkah pertama perusahaan adalah menilai status terbarunya; langkah ini harus meliputi evaluasi terhadap sumber-sumber yang ada untuk perusahaan dan sumber-sumber dari lingkungan sekitar yang akan berpengaruh kepada perusahaan tersebut. Sumber informasi utama perusahaan tentang status terbaru organisasi adalah menyangkut operasional yang dimilikinya. Satu sumber penting adalah rekapitulasi informasi transaksi-transaksi, mencakup laporan-laporan keuangan. Informasi tentang status lingkungan sekitar perusahaan mungkin diterima secara informal oleh para manager-nya atau mungkin sajikan oleh siste informasi formal yang diorganisir untuk mengumpulkan informasi. Para pelanggan dan vendor organisasi bisa juga menyediakan informasi perencanaan penting.

  • ·         Review dan Evaluasi Menyeluruh (Kontrol Manajemen)

Kontrol manajemen (management control) mengatur perusahaan untuk memastikan bahwa aktivitas-aktivitasnya tetap konsisten dengan tujuan-tujuan yang telah ditentukan pada perencanaannya
Sebagian informasi yang dibutuhkan untuk kontrol manajemen harus berasal dari luar perusahaan. contohnya, produktivitas menyeluruh dari operasional harus dibandingkan dengan produktivitas kompetitor atau dengan rata-rata industri (perusahaan sejenis pada umumnya). Jika sistem informasi formal digunakan untuk mengumpulkan informasi eksternal ini, maka sistem informasi secara khusus harus dirancang untuk tujuan ini. Bahkan sebagian informasi dari dalam organisasi yang dibutuhkan, harus disajikan oleh sistem informasi khusus yang sangat independen dari sistem pemrosesan transaksi atau oleh laporan-laporan khusus yang memproses data yang dibutuhkan secara rutin di dalam hal non-rutin.



  • ·         Analisis Masalah Kritis (Critical-Problem Analysis)

Aktivitas manajemen umum lainnya adalah “crisis management” (manajemen kritis) yang disebut juga “critical problems” (permasalahan kritis).
Permasalahan khusus harus dianalisis di dalam hal non-rutin, dan informasi terkait dengan permasalahan ini harus secara khusus dikembangkan. Seringkali, banyak atau kebanyakan informasi dibutuhkan untuk masalah khusus yang ada di dalam perusahaan, tetapi terpisah antar banyak file data dari beberapa sistem informasi yang berbeda; informasi yang dibutuhkan harus diidentifikasi terlebih dahulu, kemudian disimpan untuk digunakan lagi pada saat dibutuhkan (located and retrieved), dan akhirnya distrukturisasi melalui pemrosesan bentuk yang sesuai, semua mungkin menjadi tugas sangat besar dalam sebuah organisasi dengan ratusan atau bahkan ribuan file data yang harus dicari untuk menemukan informasi yang dibutuhkan.
Pengumpulan informasi dibutuhkan untuk permasalahan khusus dapat difasilitasi oleh sistem informassi dengan struktur yang membolehkan identifikasi dan retrieval informasi dengan cepat dari semua file data perusahaan. Mencapai struktur ini merupakan tantangan besar; teknologi basis data dapat menyediakan struktur sistem informasi yang dibutuhkan seperti itu.

  • ·         Aktivitas Leadership dan Ceremonial

Para senior manager meluangkan banyak waktu untuk menjalankan aktivitas leadership dan ceremonial. Ini mencakup aktivitas-aktivitas sosial di dalam dan di luar organisasi, pidato, dan aktivitas civic (bersifat kewarganegaraan). Untuk beberapa hal ini, sebuah sistem informasi tidak banyak berperan, dan untuk laporan-laporan rutin lainnya sebuah sistem informasi akan menyajikan informasi yang dibutuhkan.

  • ·         Supervisi Langsung

Aktivitas pertama yang didominasi oleh lower-level managers. Aktivitas ini tidak menggunakan sistem informasi secara langsung karena terdiri dari observasi personal karyawan. Aktivitas selanjutnya, review detail tentang operasional, mungkin banyak menggunakan detail informasi dalam laporan-laporan rutin yang disediakan oleh sistem informasi operasional

  • ·         Kontrol Operasional (Operations Control)

Kontrol operasional terdiri dari pengukuran efesiensi tugas individu yang disempurnakan dan mengarahkan tindakan remedial untuk memperbaiki efesiensi ini sesuai kebutuhan. Kontrol operasional menggunakan informasi detail daripada informasi yang sangat singkat dari sistem informasi yang ada.
Contoh tentang kontrol operasional adalah kontrol terhadap harga produksi sebuah komponen salah satu produk organisasi. Sistem informasi cost accounting menyediakan “expected cost” [harga yang diharapkan] biasanya diketahui sebagai “standard cost” [harga standar], yang memungkinkan didasarkan pada perkiraan engineering atau pada pengalaman masa lalu. Sistem informasi mengumpulkan harga-harga actual yang ada di dalam manufaktur komponen ini dan pada akhirnya periode accounting (biasanya 1 bulan) melaporkan perbandingan harga aktual dengan harga-harga yang diharapkan secara detail dan menghitung variasi harga tiap jenis harga yang diharapkan. Dengan menganalisis variasi ini, manager dapat melakukan tindakan korektif.

5 bentuk sumber yang dikelola oleh seorang manajemen
  • Manusia
Karna manusia berperan penting sebagai pengelolah informasi dan pengatur dalam sebuah proses manajemen perusahaan dan menjadi user bagi perusahaan.
  • Material
Salah satu sumber produktifitas yang dikelola manajer untuk menjadikan sebuah barang modal yang nantinya dapat di transaksikan untuk dapat dinikmati orang lain
  • Mesin
Sebuah alat untuk penyempurnaan proses dari mentah yang diolah sehingga akan mendatangkan keuntungan dari hasil proses yang dilakukan serta bisa membantu dalam kelancaran proses kegiatan dalam sebuah perusahaan.
  • Uang
Modal untuk dalam penunjang aktifitas dan produktivitas dalam suatu proses manajemen perusahaan
  • Informasi
Merupakan data data yang sangat penting untuk mengelolah setiap data yang masuk sehingga dapat lebih mengembangkan manajemen perusahaanya dan meminimalisir kesalahan.




Elemen Lingkungan yang dengan mudah dapat berhubungan dengan perusahaan berbasis transmisi elektronik
  • Internet
Dengan adanya Jaringan Internet, jangkauan perusahaan menjadi luas sehingga mereka mengetahui tentang kondisi pasar modal sebelum pemasaran, pengiriman barang dan pendistribusian barang dengan baik secara mendunia
  • Telepon / Handphone
Sebuah media kedua yang bisa digunakan untuk memudahkan suatu perusahaan berhubungan dengan konsumen, dan juga dapat digunakan untuk media informasi tentang pendistribusian barang pada perusahaan tersebut.
  • Faximille/Telegram
Sebuah alat yang dimiliki perusahaan untuk mengirimkan atau menerima informasi terkait walaupun prosesnya terlampau lama setidaknya bisa menggantikan proses pengolahan data informasi secara manual.
  •  Jaringan Komputer Kabel/Nirkabel
Jaringan komputer yang dapat digunakan secara optimal disetiap perusahaan untuk menjalin kerjasama dengan perusahaan lain, saling berbagi informasi terkait produknya dan juga bisa digunakan untuk media penghubung antara customer dan perusahaan agar mereka dapat mengenalkan dan memberitahukan keunggulan produknya.





Daftar Pustaka

Selasa, 10 Juni 2014

Tipe kepemimpinan :



1. Tipe Kharismatik

Tipe ini mempunyai daya tarik dan pembawaan yang luar biasa, sehingga mereka mempunyai pengikut yang jumlahnya besar. Kesetiaan dan kepatuhan pengikutnya  timbul dari kepercayaan terhadap pemimpin itu. Pemimpin dianggap mempunyai kemampuan yang diperoleh dari kekuatan Yang Maha Kuasa.



2. Tipe Paternalistik

Tipe Kepemimpinan dengan sifat-sifat antara lain;

a. Menganggap bawahannya belum dewasa

b. bersikap terlalu melindungi

c. Jarang memberi kesempatan bawahan untuk mengambil keputusan

d. Selalu bersikap maha tahu dan maha benar.



3. Tipe Otoriter

Pemimpin tipe otoriter mempunyai sifat sebagai berikut:

a. Pemimipin organisasi sebagai miliknnya

b. Pemimpin bertindak sebagai dictator

c. Cara menggerakkan bawahan dengan paksaan dan ancaman.



4. Tipe Militeristik

Dalam tipe ini pemimpin mempunyai siafat sifat:

a. menuntut kedisiplinan yang keras dan kaku

b. lebih banyak menggunakan system perintah

c. menghendaki keputusan mutlak dari bawahan

d. Formalitas yang berlebih-lebihan

e. Tidak menerima saran dan kritik dari bawahan

f. Sifat komunikasi hanya sepihak


5. Tipe Demokrasi

Tipe demokrasi mengutamkan masalah kerja sama sehingga terdapat koordinasi pekerjaan dari semua bawahan. Kepemimpinan demokrasi menghadapi potensi sikap individu, mau mendengarkan saran dan kritik yang sifatnya membangun. Jadi pemimpin menitik beratkan pada aktifitas setiap anggota kelompok, sehingga semua unsure organisasi dilibatkan dalam akatifitas, yang dimulai penentuan tujuan,, pembuatan rencana keputusan, disiplin.

 

Teori kepemimpinan

Teori jalur tujuan yaitu perilaku seorang pemimpin dapat diterima baik oleh bawahan sejauh mereka pandang sebagai suatu sumber dari atau kepuasan segera atau kepuasan masa depan. Jadi hakekatnya teori ini adalah tugas pemimpin untuk membantu pengikutnya dalam mencapai tujuan mereka, memberikan arahan atau dukungan yang diperlukan guna memastikan apakah tujuan mereka sesuai dengan sasaran keseluruhan kelompok atau organisasi.

Teori model partisipasi pemimpin adalah suatu teori kepemimpinan yang memberikan seperangkat aturan untuk menentukan ragam dan banyaknya pengambilan keputusan partisipatif dalam situasi-situasi yang berlainan. (Robbins, 2002:55). Model partisipasi pemimpin mengandalkan bahwa pemimpin dapat menyesuaikan dirinya dengan situasi yang berlainan.

Teori atribusi pemimpin yaitu bahwa kepemimpinan semata-mata sebagai atribusi yang dibuat orang mengenai individu-individu lain. Atribusi-atribusi yang dimaksud seperti kecerdasan, kepribadian ramah-tamah keterampilan verbal yang kuat, keagresifan, pemahaman dan kerajinan. Salah satu tema yang menarik dalam teori atribusi kepemimpinan adalah persepsi bahwa kepemimpinan yang efektif umumnya dinggap konsisten dalam keputusan mereka.



Teori kepemimpinan kharismatik, yaitu para pengikut membuat atribusi (penghubungan) dari kemampuan pemimpin yang heroik atau luar biasa bila mereka mengamati perilaku-perilaku tertentu. Menurut House, seorang pemimpin kharismatik mempunyai dampak yang dalam dan tidak luar biasa terhadap pengikut, mereka merasakan bahwa keyakinan-keyakinan pemimpin tersebut adalah benar maka mereka menerima pemimpin tersebut tanpa mempertanyakan lagi, mereka tunduk kepada pemimpin  dengan senang hati, mereka merasa sayang terhadap pemimpin tersebut, mereka terlibat secara emosional dalam misi kelompok atau organisasi dan mempunyai tujuan-tujuan kinerja tinggi.

Teori transaksional lawan transformasional yaitu memandu atau memotivasi pengikut mereka ke arah tujuan yang telah ditetapkan dengan memperjelas peran dan tuntutan tugas, sedangkan kepemimpinan transaksional, pemimpin memberikan pertimbangan dan rangsangan intelektual individual, dan memiliki kharisma. Pemimpin mentransformasi dan memotivasi para pengikut dengan jalan membuat mereka lebih sadar mengenai pentingnya hasil-hasil suatu pekerjaan, mendorong mereka untuk lebih mementingkan organisasi daripada diri sendiri dan mengaktifkan kebutuhan-kebutuhan mereka pada yang lebih tinggi.

Teori kepemimpinan visioner yaitu kemampuan untuk menciptakan dan mengartikulasikan suatu visi yang atraktif, terpercaya, realistik tentang masa depan suatu organisasi atau suatu unit organisasi yang terus tumbuh dan membaik pada saat ini.

Teori kepemimpinan situasional didasarkan atas hubungan antara kadar bimbingan dan arahan (perilaku tugas), kadar hubungan sosio emosional (perilaku hubungan), level kesiapan (kematangan). Dengan demikian kepemimpinan memiliki tiga dimensi yaitu perilaku tugas, perilaku hubungan dan kematangan anggota. Perilaku tugas  diartikan sebagai kadar sejauhmana pemimpin menyediakan arahan kepada pengikut. Arahan yang dimaksud meliputi apa yang harus dilakukan, kapan dimana melakukannya, cara melakukan pekerjaan. Sedangkan perilaku hubungan diartikan kadar sejauhmana pemimpin melakukan hubungan dua arah dengan pengikut. Pemimpin dalam hal ini menyediakan dukungan, dorongan, memberikan kemudahan kepada pengikutnya. Dengan demikian pemimpin secara aktif menyimak dan memberikan dukungan terhadap upaya pengikut dalam melaksanakan pekerjaan mereka (Gibson, 1992 : 124).





Pada kesempatan ini saya akan menceritakan tentang pemimpin inspiratif yaitu Soeharto yang pernah menjabat sebagai president negara ini.jika dilihat dari teori dan tipe kepemimpinan yang di jelaskan di atas,soeharto menganut tipe militeristik,dapat dilihat dari tipe militeristik yaitu Tidak menerima saran dan kritik dari bawahan terlihat dari kebijakan soeharto tentang membatasi media untuk meliput dan aspirasi masyarakat serta bertipe otoriter yaitu dictator.sedangkan untuk teori,soeharto menganut Teori kepemimpinan visioner yaitu kemampuan untuk menciptakan dan mengartikulasikan suatu visi yang atraktif, terpercaya, realistik tentang masa depan suatu organisasi atau suatu unit organisasi yang terus tumbuh dan membaik pada saat ini.terlihat pada jamannya yang berhasil membangun negara yang stabil dan mencapai kemajuan ekonomi dan infrastruktur.









Sumber : lira.googlecode.com

     File.upi.edu

Senin, 28 April 2014

komunikasi

KOMUNIKASI
Pengertian komunikasi menurut beberapa tokoh :
·         Effendi
komunikasi adalah proses penyampaian pikiran atau perasaan oleh seseorang kepada orang lain dengan menggunakan lambang-lambang yang bermakna bagi kedua pihak,dalam situasi tertentu komunikasi menggunakan media tertentu untuk merubah sikap atau tingkah laku seorang atau sejumlah orang sehingga ada efek tertentu yang di harapkan.
·         handoko
komunikasi adalah proses pemindahan pengertian dari bentuk gagasan,informasi dari satu orang ke orang lain.

Dari pengertian komunikasi menurut beberapa tokoh di atas,saya berpendapat bahwa komunikasi adalah proses penyampaian pikiran gagasan atau perasaan yang dapat menghasilkan informasi dari satu orang ke orang lain yang terkadang menggunakan media tertentu untuk penyampaian informasi tersebut dan menimbulkan efek yang diharapkan.

Dalam ulasan sebelumnya,saya telah menceritakan tentang pengalaman dalam berorganisasi saya saat SMA,Tentu saja dalam  berorganisasi kita tidak luput dalam menyalurkan pendapat atau ide kepada anggota organisasi. cara saya dalam menyalurkan ide kepada para anggota maupun ketua organisasi adalah :
·         ide > pertama saya akan memikirkan gagasan yang sesuai dengan visi dan misi organisasi serta menarik dan kreatif sehingga dapat di terima oleh para anggota dan tentu saja memajukan nama dan kualitas organisasi yang saya jalani.
·         perumusan > dalam hal ini saya akan menyalin gagasan saya dalam sebuah tulisan atau coretan yang nantinya akan saya bicarakan dengan para anggota.
·         penyaluran > dalam tahap penyaluran / penyampaian gagasan ini, saya akan mencoba memberikan kata-kata yang mudah dicerna  agar tidak terjadi miss komunikasi  dan cenderung tidak memprofokasi pendengar,bicara dari hati ke hati karena apa yang  disampaikan dari hati,akan sampai ke hati juga.menggunakan bahasa yang yang baik dan kontrol emosi jika ada yang kurang
setuju dengan gagasan yang saya berikan.dalam penyampaian gagasan saya akam menyalurkannya secara lisan karena cara ini lebih efektif.



Hambatan Dalam Komunikasi
1.       keluarga
dalam keluarga terkadang kita salah mengartikan maksud orang tua terhadap kita.misalnya saja dalam pengalaman saya saat  menentukan jurusan perkuliahan.hambatan yang terjadi disini adalah :
·         hambatan internal : dalam hal ini saya kerap kali tidak percaya diri dalam berkomunikasi,jika takut ataupun malu terkadang gagasan yang sya berikan sulit dimengerti oleh orang tua karena saya menggunakan kata yang sulit dimengerti oleh mereka.dasar pendidikan orang tuapun berpengaruh dalm hal ini.
·         hambatan semantic : bahasa yang sulit dicerna serta latar belakang pendidikan orang tua menjadi hambatan dalam penyampaian gagasan ataupun berkomunikasi ini.

2.       organisasi

terkadang adanya anggota yang kurang setuju ataupun sulit mencerna bahasa yang digunakan menjadi salah satu factor dalam berkomunikasi.Terkadang ego dan mood pribadi masing-masing juga mempengaruhi efektif tidaknya komunikasi.

Sabtu, 22 Maret 2014

pengalaman organisasi



SMANTIKA VISUAL ART CLUB
Smantika visual art club (SVAC) adalah sebuah organisasi ekstrakulikuler di SMAN 3 Kuningan dimana organisasi ini merupakan wadah bagi siswa yang memiliki potensi di bidang seni rupa atau art.SVAC sudah banyak menyumbang piala dan mengharumkan nama SMAN 3 Kuningan.Motto dalam organisasi ini adalah berani berkarya,berani berekspresi.Yang menjadi fokus dalam organisasi ini bukan hanya kepada siswa yang sudah mahir dalam bidang seni rupa,tetapi juga bagi siswa yang memenag ingin belajar dan mendalami seni rupa dan potensi mereka.
Dalam organisasi ini,saya menjabat sebagai wakil ketua.Sebagai wakil ketua,tentu saja saya harus memiliki sikap yang tegas kepada komponen-komponen yang berada dibawahnya serta memiliki sifat yang bijaksana serta bertanggung jawab kepada mereka agar menjadi panutan bagi komponen yang lainnya terutama junior-junior yang saya didik.Dalam organisasi ini saya memegang divisi untuk aliran manga dan body painting.Bukan tugas yang mudah untuk memegang jabatan sebagai wakil ketua.Banyak hal yang harus saya  fikirkan untuk memajukan kegiatan-kegiatan SVAC.
Bukan hanya itu,saya juga harus bisa  menyesuaikan diri untuk komponen organisasi lainnya dan junior yang saya didik.Ada kalanya menempatkan diri menjadi teman agar mereka merasa nyaman,dan ada kalanya menempatkan diri sebagai atasan agar mereka dapat bertanggung jawab pada posisi dan tugas mereka masing-masing.Saya harus tegas dalam mengambil keputusan meskipun ketegasan saya sering disalah artikan sebagai sebuah pengekangan atau keegoisan.
Belum lagi untuk menghadapi anggota-anggota yang sulit di arahkan,seperti halnya jika organisasi ini akan mengadakan acara,untuk membuat proposal agar selesai tepat pada waktunya saja terkadang sulit.Bila ada rapat pun demikian,terkadang hanya mereka yang memang rajin saja yang datang,selebihnya tidak datang dengan berbagai macam alasan.terkadang jika ada event,seperti halnya pawai atau pameran,ada saja anggota yang sulit untuk kerja tim.Dalam hal ini saya membantu ketua untuk memberikan ketegasan kepada mereka.Adapun cara yang kami lakukan agar anggota tidak malas adalah menegur,tidak membantu pekerjaannya dan memberi motivasi.Dalam menegur kami selalu memperhatikan evaluasi kebertanggung jawaban mereka terhadap tugas dan posisinya masing-masing.Kami pun memberikan penghargaan kepada mereka yang rajin agar mereka memiliki passion dalam menjalankan tugas di bidangnya masing-masing.
Namun,ada pula anggota yang memiliki inisiatif sendiri dalam melakukuan tanggung jawabnya.Tak jarang mereka pun sering menyalurkan ide-ide yang menarik serta mendampingi junior-junior yang sedang belajar maupun mendalami pengetahuannya tentang art.Rajin dan sabar dalam mengajari dan mendampingi juior yang masih sulit diarahkan.
Untuk prestasi yang pernah kita raih selama periode kepengurusan kami adalah sukses dalam acara pameran seni,menjadi satu-satunya ekskul yang di tunjuk untuk mengikuti pawai alegoris,kami memborong penghargaan body painting sebagai juara 1,2 dan 3 yang diselenggarakan oleh djarum se-wilayah 3 cirebon,mendapat penghargaan gravity sebagai juara 1,2 dan 3 serta menjadi juara 2 sebagai Stand terbaik.Tentu saja penghargaan yang kami raih ini berkat kerjasama tim dan junior-junior yang terlibat di dalamnya serta pebimbing yang memberi tambahan materi dan arahan kepada kami.