Kamis, 03 Desember 2015

Kerentanan Sistem

Kerentanan sistem

            Yang dimaksud Kerentanan adalah suatu kelemahan sedangkan sistem adalah suatu kesatuan yang terdiri atas komponen atau elemen yang saling berinteraksi, saling terkait, atau saling bergantung membentuk keseluruhan yang kompleks. Jadi kerentanan dalam sistem dapat diartikan suatu kelemahan dalam suatu komponen atau elemen yang saling berintegrasi.
            Segala sesuatu di dunia ini pasti mempunyai kelemahannya masing-masing. Begitu juga dalam sistem, penggunaan atau akses yang tidak sah, perangkat lunak yang tidak berfungsi, kerusakan pada perangkat keras, gangguan dalam komunikasi, bencana alam, dan kesalahan yang dilakukan oleh petugas merupakan beberapa contohbetapa rentannya sistem informasi menghadapi berbagai risiko dan potensi risiko yang kemungkinan timbul dari penggunaan sistem informasi yang ada. Mengapa sistem informasi begitu rentan? Data yang disimpan dalam bentuk elektronis umumnya lebih mudah atau rawan sekali terhadap ancaman atau gangguan yang mungkin timbul, dibanding jika data tersebut disimpan secara manual.
            Jika membicarakan tentang kerentanan pasti berhubungan dengan ancaman. Karena adakerentanan maka pasti akan ada ancaman-ancaman dalam sistem. Ada dua pendekatan dasar yang dipakai untuk meneliti kerentanan dan ancaman-ancaman sistem informasi:

1.      Pendekatan kwantitatif untuk penaksiran risiko
2.      Pendekatan kwalitatif
Di dalam pendekatan kwantitatif untuk penaksiran risiko, setiap kemungkinan kerugian dihitung sesuai hasil biayakerugian perorangan dikalikan dengan kemungkinan munculnya. Terdapat beberapa kesulitan di dalammenerapkan pendekatan kwantitatif untuk menaksir kerugian.
3. Kesulitan mengidentifikasi biaya relevan per kerugian dan kemungkinan-kemungkinanyang terkait.
4.      Kesulitan menaksir kemungkinan dari suatu kegagalan yang memerlukan peramalan masa depan.
            Pendekatan kwalitatif untuk penaksiran risiko dilakukan dengan mengurutkan kerentanandan ancaman sistim,dan menyusun secara subyektif menurut sumbangan mereka terhadap kemungkinan total kerugianperusahaan. Terlepas metoda yang digunakan, setiap analisa harus mencakup kemungkinan kerugian untukmasalah berikut ini:
1.      gangguan bisnis
2.      kehilangan perangkat lunak
3.      kehilangan data
4.      kehilangan perangkat keras
5.      kehilangan fasilitas-fasilitas
6.      kehilangan layanan dan pegawai.


Selasa, 10 November 2015

Simbol-Simbol Tambahan Pada Flowchart

Simbol-simbol Tambahan Pada Flowchart

Berikut adalah simbol-simbol tambahan pada flowchart yang biasa disebut Flow Direction Symbols biasa digunakan untuk memperjelas flowchart atau mempermudah pembuatan flowchart.lihat gmbar di bawah ini.

Ini adalah simbol-simbol tambahan/flow direction symbols yang biasa digunakan :









Minggu, 08 November 2015

Data Flow Diagram

Data Flow Diagram
      Data Flow Diagram (DFD) adalah alat pembuatan model yang memungkinkan profesional sistem untukmenggambarkan sistem sebagai suatu jaringan proses fungsional yang dihubungkan satu sama laindengan alur data, baik secara manual maupun komputerisasi. DFD ini sering disebut juga dengan namaBubble chart, Bubble diagram, model proses, diagram alur kerja, atau model fungsi.DFD ini adalah salah satu alat pembuatan model yang sering digunakan, khususnya bila fungsi-fungsisistem merupakan bagian yang lebih penting dan kompleks dari pada data yang dimanipulasi olehsistem. Dengan kata lain, DFD adalah alat pembuatan model yang memberikan penekanan hanya padafungsi sistem.DFD ini merupakan alat perancangan sistem yang berorientasi pada alur data dengan konsepdekomposisi dapat digunakan untuk penggambaran analisa maupun rancangan sistem yang mudahdikomunikasikan oleh profesional sistem kepada pemakai maupun pembuat program.

Contoh :




Simbol-Simbol Pemrosesan Pada Flowchart

Simbol-Simbol pemrosesan
·         Penghubung




Keluar ke atau masuk dari bagian lain flowchart khususnya halaman yang sama
·         Anak Panah 

Merepresentasikan alurkerja.                                           
·         Penjelasan

Digunakan untuk tambahan komentar
·         Magnetic Disk

I/O yang menggunakan disk magnetik                                                                                
·         Magnetic Drum 

I/O yang menggunakan drum magnetik
·         Punched Tape

I/O yang menggunakan pita kertas berlubang 
·         Communication Link



Transmisi data melalui channel komunikasi, seperti telepon                                     

https://dewiuwie.wordpress.com/2013/10/24/simbol-simbol-proses-pada-flowchart/

Simbol-Simbol Masukkan pada flowchart

Simbol-simbol masukkan(input) merupakan simbol penting dalam pembuatan diagram alur (FLOWCHART). Simbol masukkan ini berfungsi untuk memasukkan nilai dari suatu variabel yang telah didefinisikan dalam suatu program. Berikut ini merupakan simbol-simbol masukkan pada diagram alur :
  1. yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya)
  2. Symbol magnetig-tape unit (Symbol yang menyatakan input berasal pita magnetic atau output disimpan ke pita magnetic)
  3. Symbol punched card (Symbol yang menyatakan input berasal dari kartu atau output ditulis ke kartu )
  4. Symbol disk and on-line storage (Symbol untuk menyatakan input berasal dari disk atau output disimpan ke disk)
  5. Symbol display (Symbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer, dan sebagainya)
  6. Symbol transmittal tape (Symbol untuk menyatakan input berasal dari mesin jumlah/hitung)

  7. Symbol dokumen (symbol yang menyatakan input berasal dari dokumen dalam bentuk kertas atau output dicetak ke kertas)

SIMBOL-SIMBOL DASAR FLOWCHART

SIMBOL-SIMBOL DASAR FLOWCHART
Flowchart disusun dengan simbol-simbol. Simbol ini dipakai sebagai alat bantu menggambarkan proses di dalam program. Simbol-simbol yang dipakai antara lain :
·         Flow Direction Symbol



Yaitu simbol yang digunakan untuk menghubungkan antara simbol yang satu dengan simbol yang lain. Simbol ini disebut juga connecting line.

·         Terminator Symbol



Yaitu simbol untuk permulaan (start) atau akhir (stop) dari suatu kegiatan.

·         Connector Symbol



Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses dalam lembar / halaman yang sama.

·         Connector Symbol



Yaitu simbol untuk keluar – masuk atau penyambungan proses pada lembar / halaman yang berbeda.

·         Processing Symbol



Yaitu simbol yang menunjukkan pengolahan yang dilakukan oleh komputer.

·         Manual Operation Symbol



Yaitu simbol yang menunjukkan pengolahan yang tidak dilakukan oleh komputer.

·         Decision Symbol 



Yaitu simbol pemilihan proses berdasarkan kondisi yang ada.

·         Input-Output Symbol



Yaitu simbol yang menyatakan proses input dan output tanpa tergantung dengan jenis peralatannya.

·         Manual Input Symbol



Yaitu simbol untuk pemasukan data secara manual on-line keyboard.

·         Preparation Symbol




Yaitu simbol untuk mempersiapkan penyimpanan yang akan digunakan sebagai tempat pengolahan di dalam storage.

·         Predefine Proses Symbol



Yaitu simbol untuk pelaksanaan suatu bagian (sub-program)/prosedure.

·         Display Symbol



Yaitu simbol yang menyatakan peralatan output yang digunakan yaitu layar, plotter, printer dan sebagainya.

·         Disk and On-line Storage Symbol


Yaitu simbol yang menyatakan input yang berasal dari disk atau disimpan ke disk.


Sabtu, 07 November 2015

About Akutansi

Pengertian akuntasi menurut para ahli:
·         Pengertian akuntasi Menurut ABP Statement No.4 dalam Smith Skousen (1995:3), pengertian akuntansi adalah suatu aktivitas jasa. Fungsinya adalah menyediakan informasi kuantitatif, terutama yang bersifat dalam pengambilan keputusan ekonomis dalam menetapkan pilihan-pilihan yang logis diantara berbagai tindakan alternatif. Konklusi: Dalam Akuntansi, untuk memberi penjelasan serta argumentasi terhadap data dan informasi transaksi keuangan dibutuhkan analisis
·         Definisi akuntansi berdasarkan AICPA, bahwa pengertian akuntansi sebagai seni (art) dalam pencatatan, pengelompokkan, dan pengikhtisaran dengan cara tertentu dalam ukuran moneter, transaksi dan kejadian-kejadian yang secara umum bersifat keuangan termasuk juga dalam menginterpretasikan hasilnya.
·         AAA, akronim dari American Acounting Association, memberikan pengertian akuntasi sebagai proses mengindentifikasi (to identify) , mengukur (to measure), dan melaporkan informasi (to report) ekonomi guna terjadinya penilaian penilain dan keputusan yang jelas (clear decision) dan tegas bagi yang memanfaatkan informasi tersebut. Sehingga akuntasi harusnya dilakukan sebagai salah satu langkah persiapan dalam mengambil keputusan khususnya yang berhubungan dengan kepentingan orang banyak serta menyangkut keuangan
·         Charles T. Horngren dan Waler T. Harrisson beranggapan bahwa akuntasi adalah sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan dan mengomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan. Dalam pengertian akuntasi ini, akuntasi dianggap sebagai sebuah regulasi atau sistem yang dibutuhkan dalam pengambilan keputusan. Definisi akuntansi ini sesuai dengan  pengertian akuntasi oleh AAA dan ABP Statement.
·         Selanjutnya, pengertian akuntansi berdasaran Warren bahwa Akuntansi secara umum dapat diartikan sebagai sistem informasi (system information) yang menghasikan laporan kepada pihak pihak yang berkepentingan mengenai keadaan perusahaan dan aktivitas ekonomi. Dapat kita lihat bahwa pengertian akuntansi dari Warren pun hampir sama dengan Charles, AAA, ABP, akan tetapi dalam definisi akuntasi Warren, ditambahkan perihal kondisi perusahaan, yaitu akuntasi juga berguna untuk mengetahui kesehatan baik itu kerugian, keuntungan, masa depan, produktivitas dan lainnya dari perusahaan yang berkepentingan.
·         Akuntasi menurut Littleton dalam Muhammad (2002:10) bertujuan untuk melakukan perhitungan secara berkala antara biaya (cost) dan hasil (benefit). Dalam teori Akuntansi ini merupakan konsep inti dan sebagai ukuran yang dijadikan poin penting dalam belajar akuntansi. Dapat kita ambil perbedaan baru bahwa definisi akuntansi harusnya ditambahkan secara periodik atau berkala sehingga dapat dengan betul diambil keputusan yang tepat terhadap suatu kebijakan.
·         Menurut American Accounting Association: akuntansi adalah “ .. suatu proses pengidentifikasian, pengukuran, dan pelaporan informasi ekonomi, yang memungkinkan adanya penilaian dan pengambilan keputusan yang jelas dan tegas bagi mereka yang menggunakan informasi tersebut’.
·         Suparwoto L menambahkan dalam pengertian akuntasi bahwa akuntansi adalah sistem atau teknik dalam mengukur (to measure) serta mengelola transaksi (to deal with transaction) keuangan serta menampilkan hasil pengeloaan tersebut dalam bentuk informasi kepada pihak pihak intern dan ekstern perusahaan (company).
Dari pengertian akuntansi diatas  terdapat tiga poin yang dapat kita simpulkan yaitu 
·         Masukan (input) akuntansi adalah berupa data-data atau dokumen ekonomi dan kegiatan (transaksi) organisasi ataupun perusahaan;
·         masukan tersebut diolah melalui proses identifikasi, pengukuran, pelaporan untuk menghasilkan keluaran (output) informasi atau laporan keuangan;
·         keluaran tersebut digunakan sebagai penunjang atau sebagai dasar pengambilan keputusan bisnis oleh pemakai informasi tersebut.

Tujuan Akuntansi

Akuntansi Memiliki Beberapa tujuan, akuntansi keuangan menurut Prinsip Akuntansi Indonesia (PAI) tujuannya adalah sebagai berikut:
  1. Untuk memberi informasi keuangan yang secara handal bisa dipercaya mengenai kewajiban, modal dan sumber ekonomi
  2. Untuk memberi informasi yang terpercaya tentang perubahan perubahan yang ada pada sumber sumber ekonomi sebuah perusahaan yang muncul karena adanya kegiatan usaha
  3. Untuk memberi informasi keuangan yang bisa membantu penggunanya dalam memperkirakan potensi perusahaan dalam mendapatkan laba
  4. Untuk Memberi informasi penting yang lain tentang perubahan perubahan pada sumber ekonomi dan kewajiban
  5. Untuk menyampaikan sedalam mungkin informasi lain yang masih berkaitan dengan laporan keuangan yang masih relevan untuk digunakan oleh pengguna laporan keuangan
Pengguna laporan keuangan dalam hal ini terdiri dari internal maupun eksternal perusahaan, internal seperti pihak manajemen dan eksternal seperti investor, kreditor, pemerintah dll


Fungsi Akuntansi

Melihat tujuan akuntansi diatas, sudah gampang ditebak, Fungsi akuntansi yang utama adalah sebagai informasi keuangan sebuah entitas. Laporan keuangan akuntansi ini bisa terlihat posisi keuangan dan perubahan perubahan yang terjadi didalamnya yang tentunya sangat dibutuhkan dan akan dimanfaatkan oleh penggunanya yang berasal dari internal perusahaan ataupun eksternal perusahaan